Terbangun dari Mimpi Buruk
Terbangun dari Mimpi Buruk
Matahari pagi menyinari kamar Cris. Ayahnya memanggil dari dapur untuk sarapan. Cris turun dalam keadaan masih mengantuk. Setelah selesai sarapan, ia langsung mandi dan bersiap ke sekolah. Setelah itu, ia berpamitan dengan semangat untuk pergi ke sekolah.Namun, semangat itu tiba-tiba hilang saat ia melihat preman di gang yang biasa ia lewati. Karena tidak ingin berurusan dengan preman tersebut, Cris terpaksa mengambil jalan lain. Saat hendak pergi, ternyata ia sudah ketahuan oleh preman itu.
Cris pun terpaksa melarikan diri. Ia dikejar oleh preman tersebut. Karena tidak melihat ada lubang di jalan, Cris terjatuh dan akhirnya tertangkap. Ia dipalak oleh preman itu dan terpaksa memberikan uang jajannya. Setelah masalah itu selesai, Cris berjalan ke sekolah dengan perasaan murung karena uang jajannya telah diambil.Sesampainya di kelas, Cris baru menyadari bahwa ia lupa membawa buku PR-nya. Ia pun kebingungan. Untungnya, temannya Sabangkunya membantu Cris mengerjakan PR saat jam istirahat. Biasanya, Cris pergi ke kantin bersama teman-temannya, tetapi kali ini ia memilih duduk di kelas sambil berpikir: kenapa hari ini begitu sial?
Saat sedang melamun, tak sengaja ia melihat wanita tercantik di sekolahnya bernama Anna. Cris ingin berteman dengannya, maka ia pun memberanikan diri untuk mendatangi Anna dan memperkenalkan dirinya.Sayangnya, pacar Anna, yaitu Axel, mengira Cris ingin merebut Anna darinya. Tanpa banyak bicara, Axel langsung memukul Cris. Terkejut dan kesal, Cris yang terjatuh karena pukulan itu akhirnya membalas, hingga mereka berkelahi. Para guru yang melihat kejadian itu langsung melerai dan membawa mereka ke ruang BK.
Di ruang BK, mereka menjelaskan alasan masing-masing. Sebagai hukuman, mereka diminta membersihkan WC sekolah. Setelah selesai, mereka pulang sambil saling meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi.Sesampainya di rumah, Cris merasakan suasana rumah yang aneh dan kacau. Cris yang melihat Ibunya duduk menangis di kursi datang mendekati ibunya dan bertanya apa yang sedang terjadi. Ibunya mengaku bahwa ia telah berselingkuh dan Saat itu juga ayah Cris mengetahui hal itu, ia sangat marah dan tanpa berpikir panjang, membunuh lelaki selingkuhan itu, lalu menguburnya di belakang rumah.Tiba-tiba, ayahnya muncul dari belakang dan membunuh ibunya dengan melempar piring. Saat Cris menoleh ke belakang, ayahnya langsung mengayunkan kapak ke arah Cris, untungnya Cris masih bisa menghindar .Cris langsung terbangun dari tidurnya dan memeriksa dirinya sendiri, memastikan semuanya baik-baik saja.
Ia mendengar suara pecahan piring dan berlari ke dapur. Sesampainya di sana, ia melihat kedua orang tuanya sedang membersihkan piring. Mereka heran karena Cris biasanya sulit bangun ketika dipanggil. Karena itu, ibunya memberinya sarapan spesial.Setelah sarapan, Cris bersiap ke sekolah. Saat melewati gang yang biasanya ia hindari, ia tidak melihat preman di sana. Ia pun berjalan dengan semangat ke sekolah. Saat pelajaran dimulai, ia tiba-tiba teringat mimpinya tentang lupa membawa buku. Ia segera memeriksa tasnya—beruntung, buku itu tidak tertinggal.Saat jam istirahat, Cris pergi ke kantin bersama teman-temannya. Dalam perjalanan, ia tak sengaja menabrak Anna yang sedang membawa buku ke kelas. Cris langsung meminta maaf, dan Anna dengan ramah memaafkannya. Mereka pun akhirnya saling memperkenalkan diri dan mulai berteman.Saat bel pulang berbunyi, Cris merasa sedikit cemas mengingat mimpinya tadi pagi. Tapi sesampainya di rumah, ia melihat keluarganya baik-baik saja. Ia merasa sangat lega. Malam harinya, Cris berdoa agar mimpi buruk seperti itu tidak terjadi lagi.
- filipi damanik (Shadow)
Komentar